Tampilkan postingan dengan label Berite Jakarte. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berite Jakarte. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2009

60 Persen Gedung di Jakpus Rawan Kebakaran

Jakarta - Sebagian besar gedung bertingkat di Jakarta Pusat 60 persennya belum memiliki alat pemadam kebakaran yang memadai. Meskipun ada, alat yang tersedia tidak berfungsi dengan baik. Hal ini sangat membahayakan jika terjadi kebakaran.

Kepala Seksi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat, Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat , Surahman, mengatakan, saat ini di Jakarta Pusat terdapat 140 gedung bertingkat milik pemerintah dan swasta.

Dari semua bangunan tersebut, yang belum melengkapi sarana pemadam kebakaran mencapai 60 persen. Namun para pemilik gedung belum bisa ditindak tegas dengan Perda No 8 Tahun 2008 tentang keselamatan gedung karena masih dalam tahap sosialisasi.

“Gedung-gedung itu sistemnya belum lengkap. Ada yang alarmnya rusak atau bangunannya tua. Sekarang ini belum bisa dikenakan sanksi, mungkin setahun ke depan mulai diterapkan. Yang penting adalah para pemilik, mau segera melengkapi sarana demi keselamatan para pekerjanya. Tapi para pemilik seringkali terbentur dengan belum adanya anggaran,” papar Surahman, seperti dikutip situs resmi Pemrov DKI Jakarta

harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


Web Directory Indonesia

Portal Permanen Masih Marak di Kedoyautara

Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menertibkan portal permanen di Jakarta tampaknya terbentur kurang sigapnya aparatur kelurahan dalam melakukan inventarisir. Terbukti, saat ini di Kelurahan Durikepa, Kebonjeruk, Jakarta Barat masih terlihat puluhan portal permanen yang belum dibongkar. Kondisi ini jelas dikeluhkan pengguna jalan karena menghambat akses mereka.

Tidak hanya menghambat akses warga, tak sedikit keberadaan portal tersebut nyaris membuat pengendara celaka. Seperti yang dialami Charli Pakpahan (27) warga Durikepa. Dia nyaris terpelanting dari sepeda motornya jika tak segera menginjak rem. "Bagaimana sih, katanya portal seperti ini harus dibongkar. Sampai sekarang masih saja ada," gerutunya ketika melintas di Jl Perumahan Taman Ratu RT 06/011 Kelurahan Durikepa, Kamis (30/7).

Secara bersamaan, seorang pengendara sepeda motor lainnya juga mengalami hal serupa. Dia bergegas menginjak rem saat akan berbelok, karena portal yang melintangi jalan ternyata permanen. "Hampir saja, untung remnya masih pakem," ujarnya yang masih tampak terkejut.

Pantauan beritajakarta.com, portal permanen masih mudah ditemui di perumahan Greenvile dan Taman Ratu. Di kedua perumahan ini, tampak puluhan portal permanen menutup sejumlah pintu masuk. Bahkan setiap blok perumahan nyaris terdapat portal permanen. Banyaknya portal tersebut sayangnya tidak langsung ditindaklanjuti dengan upaya pembongkaran. Kelurahan Durikepa masih menjadwalkan penertiban portal pada pekan depan.

Mengenai maraknya portal permanen di dua perumahan tersebut dibantah Lurah Durikepa Syamsul Huda. Menurutnya, portal di dua perumahan tersebut tidak permanen tapi bisa dibuka tutup dan ada petugas yang menjaganya. "Kita sudah lakukan inventarisir portal yang harus ditertibkan, jumlahnya tidak banyak," kata Syamsul Huda kepada beritajakarta.com, Kamis (30/7). Dari hasil inventarisir Kelurahan Durikepa, terdapat lima portal permanen dan dua pagar BRC di Perumahan Greenvile dan Taman Ratu.

Untuk lima portal dan pagar BRC tersebut, Kelurahan Durikepa sudah menjadwalkan pembongkaran. "Mulai pekan depan kita akan lakukan penertiban terhadap portal yang telah diinventarisir," janjinya. Sejauh ini, Kelurahan Durikepa baru membongkar 27 polisi tidur.

Perhatian berbeda justru terlihat di kawasan Kelurahan Kedoyautara. Aparat kelurahan dibantu warga terus melakukan pembongkaran portal permanen tiap Sabtu. "Tiap hari Sabtu kita agendakan pembongkaran portal. Pengurus RT dan RW dibantu warga turun langsung," ujar Abdullah, Lurah Kedoyautara.

Seperti pembongkaran portal di RW 03 tepatnya di samping Toko Duta Buah, dibongkar kelurahan dibantu warga Sabtu (25/7) lalu. Upaya tersebut menambah panjang daftar portal yang telah dibongkar menjadi lima unit. Sementara, untuk pagar BRC sudah dibongkar di empat lokasi dan delapan polisi tidur.

Seperti diketahui, jumlah portal, pagar, dan polisi tidur di wilayah Jakarta Barat mencapai 3.805 unit. Rinciannya, 1.070 portal, 129 pagar, dan 2.606 polisi tidur. Berdasarkan data dari Bagian Prasarana dan Sarana Kota Jakarta Barat, hingga saat ini baru 49 portal, 27 pagar, dan 325 polisi tidur yang telah ditertibkan di delapan kecamatan.

harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


Web Directory Indonesia